Hubungan Kecerdasan Emosional terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas V MIN Jelantik
DOI:
https://doi.org/10.62759/jser.v1i1.2Kata Kunci:
Kecerdasan Emosional, Hasil Belajar, MatematikaAbstrak
Pelajaran matematika adalah salah satu dari mata pelajaran yang dapat memberikan nilai-nilai yang terdapat di dalamnya. Mempelajari matematika dapat mempengaruhi emosi dalam diri peserta didik, hal ini dikarenakan peserta didik ada yang suka terhadap pelajaran matematika da nada pula yang tidak suka. Mempelajari matematika memberikan gambaran akan hubungan antara kecerdasan emosilan dengan hasil belajar matematika pada peserta didik. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kecerdasan emosional terhadap hasil belajar matematika pada siswa kelas V MIN Jelantik. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode ex post facto. Uji prasyarat menggunakan uji normalitas. Analisis data dalam penelitian ini adalah analisis regresi. Penelitian ini menghasilkan perhitungan uji hipotesis regresi signifikan karena Fhitung>Ftabel yaitu 5.06 2.12 dengan sumbangan efektif (SE) sebesar 21,16%. Hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan kecerdasan emosional terhadap hasil belajar matematika pada siswa kelas V MIN Jelantik.
Unduhan
Referensi
Abdurrahman, M. (2009). Pendidikan Bagi anak Berkesulitan Belajar. Jakarta: Rineka Cipta.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kebumen. (2007). Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) Tahun Pelajaran 2007/2008. Jawa Tengah: Disdikbud.
Efendi, A. (2009). Revolusi Kecerdasan Abad 21 Kritik MI, EI, SQ, AQ, dan Successful Intelligence Atas IQ. Bandung: Alfabeta.
Goleman, D. (2009). Emotional Intelligence. Jakarta: PT. Gra-media Pustaka Utama.
Hariyanto, E., & Mustafa, P. S. (2020). Pengajaran Remedial dalam Pendidikan Jasmani (Mashud, ed.). Banjarmasin: Lambung Mangkurat University Press.
Masgumelar, N. K., & Mustafa, P. S. (2021). Teori Belajar Konstruktivisme dan Implikasinya dalam Pendidikan. GHAITSA: Islamic Education Journal, 2(1), 49–57.
Mikarsa, Taufik, & Prianto. (2009). Pendidikan Anak di SD. Jakarta: Universitas Terbuka.
Mustafa, P. S. (2021). Problematika Rancangan Penilaian Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan dalam Kurikulum 2013 pada Kelas XI SMA. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 5(1), 184–195. https://doi.org/https://doi.org/10.33487/edumaspul.v5i1.947
Mustafa, P. S., & Roesdiyanto, R. (2021). Penerapan Teori Belajar Konstruktivisme melalui Model PAKEM dalam Permainan Bolavoli pada Sekolah Menengah Pertama. Jendela Olahraga, 6(1), 50–65. https://doi.org/10.26877/jo.v6i1.6255
Siagian, S. P. (2012). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Bumi Aksara.
Suriadiata, I., Syamsussabri, M., & Nurmaningsih. (2022). Pengembangan Modul Pendidikan Pancasila berbasis Problem Based Learning Terintegrasi Nilai Antikorupsi. 5(1), 47–54.
Syah, M. (2014). Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Syamsussabri, M., & Sueb, S. (2018). Need Analysis of Materials and Media Biology Teaching for High School Students Around the Location of People Gold Mining. International Conference on Mathematics and Science Education (ICoMSE), 175–180.
Syamsussabri, M., Sueb, S., & Suhadi, S. (2019). Kelayakan Modul Pencemaran Lingkungan Berbasis Environmental Worldview dan Environmental Attitudes. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, Dan Pengembangan, 4(9), 1207–1212. https://doi.org/10.17977/jptpp.v4i9.12709.
Syamsussabri, M., Suhadi, & Sueb. (2019). The Effect of Environmental Pollution Module on Environmental Worldview in Senior High School. Journal of Physics: Conference Series, 1417(1), 012076. https://doi.org/10.1088/1742-6596/1417/1/012076.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2022 Journal of Science and Education Research

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.












