Pengaruh Model Pembelajaran IPA Berbasis Masalah (Problem Based Learning) terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Motivasi Belajar Kelas 5 MIN 2 Lombok Tengah NTB

Authors

  • Suhirman Zohdi Institut Agama Islam Qamarul Huda Bagu
  • Aenullael Mukarromah Institut Agama Islam Qamarul Huda Bagu
  • Wiranda Bayu Aditama Institut Agama Islam Qamarul Huda Bagu
  • Ahmad Mujaddid Institut Agama Islam Qamarul Huda Bagu

DOI:

https://doi.org/10.62759/jser.v1i1.9

Keywords:

Problem Based Learning, Berpikir Kritis, Motivasi Belajar

Abstract

Model pembelajaran IPA berbasis masalah (Problem Based Learning) dalam hasil penelitian diduga dapat mampu memberikan suatu stimulus kepada peserta didik untuk dapat meningkatkan kemampuan dalam berpikir kritis serta motivasi belajar mereka dalam suatu pembelajaran IPA. Model pembelajaran yang digunakan ini memberikan pandangan serta menghadapkan peserta didik pada permasalahan yang ada di dunia nyata sebagai bentuk dari sarana belajar bagi peserta didik agar dapat belajar dan mampu berpikir kritis apabila dihadapkan untuk dapat menyelesaikan suatu permasalahan. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu pertama, agar dapat memberikan penjelasan tentang ada atau tidaknya suatu pengaruh pada model pembelajaran IPA yang berbasis masalah (problem based learning) terhadap kemampuan berpikir kritis pada peserta didik. Kedua, untuk dapat memberikan penjelasan terkait ada atau tidaknya pengaruh yang ditimbulkan pada penggunaan model pembelajaran IPA berbasis masalah (problem based learning) terhadap motivasi belajar peserta didik ketika pelaksanaan pembelajaran berlangsung. Rancangan penelitian ini menggunakan quasy experiment dengan desain pretest-posttest control group design. Populasinya adalah seluruh peserta didik di kelas V MIN 2 Lombok Tengah yang terbagi menjadi dua kelas yaitu kelas VA dan kelas VB. Teknik pengambilan sampel dengan cara total sampling. Kelas eksperimennya adalah kelas V B dengan model pembelajaran problem based learning dan kelas V A kemudian sebagai kelas kontrol dengan menggunakan pembelajaran konvensional. Sedangkan instrumen penelitian yang digunakan berupa tes, angket, dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, berdasarkan uji independent sample t-test pada variabel kemampuan berpikir kritis diperoleh nilai signifikansi 0,245 > 0,05 yang memiliki arti bahwa tidak adanya pengaruh yang ditimbulkan pada model pembelajaran IPA berbasis masalah terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik dengan nilai rata-rata pada kelas eksperimen (16,68) lebih tinggi dari pada kelas kontrol yang mencapai (14,91). Sedangkan hasil uji independent sample t-test pada variabel motivasi belajar diperoleh nilai signifikansi 0,716 > 0,05 yang artinya tidak ada pengaruh model pembelajaran IPA berbasis masalah terhadap motivasi belajar peserta didik dengan niali rata-rata pada kelas eksperimen (73,20) lebih tinggi dari kelas kontrol (72,29).

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abidin, Y. (2014). Desain Sistem Pembelajaran dalam Konteks Kurikulum 2013. Bandung: PT Refika Aditama.

Al-Tabany, T. I. B. (2017). Mendesain Model Pembelajaran Inovatif, Progresif, dan Kontekstual. Jakarta: Prenada Media.

Arends, R. I. (2015). Learning to Teach (10th ed.). New York: McGraw-Hill Education.

BSNP. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2016 tentang Standar Kompetensi Lulusan Pendidikan Dasar dan Menengah. , (2016).

Dimyati, & Mudjiono. (2009). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.

Hosnan, M. (2014). Pendekatan Saintifik dan Kontekstual dalam Pembelajaran Abad 21. Bogor: Ghalia Indonesia.

Kuswara, R. D. (2015). Pengaruh Problem Based Learning Dipadu dengan STAD Berbantuan Modul 6M terhadap Keterampilan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas VII SMP Negeri 13 Malang. Universitas Negeri Malang, Malang.

Masgumelar, N. K., & Mustafa, P. S. (2021). Pembelajaran Pendidikan Olahraga Berbasis Blended Learning untuk Sekolah Menengah Atas. Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani Dan Olah Raga), 6(1), 133–144. https://doi.org/https://doi.org/10.36526/kejaora.v6i1.1222

Mustafa, P. S. (2020). Penerapan Kajian dan Praktik Lapangan Pada Mahasiswa Pendidikan Olahraga di Universitas Negeri Malang (Mata Kuliah: Pembelajaran Tenis Meja dan Metodologi Penelitian). Biormatika : Jurnal Ilmiah Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, 6(02), 12–28. https://doi.org/10.35569/biormatika.v6i02.791

Mustafa, P. S. (2021). Motivasi dan Kepercayaan Diri dalam Melakukan Aktivitas Fisik melalui Pembelajaran Daring. In A. Wijayanto, N. Aryanti, Yulianti, & S. Z. Bin Tahir (Eds.), Akademisi dalam Lingkaran Daring (1st ed., pp. 165–172). Tulungagung: Akademia Pustaka. https://doi.org/10.31219/osf.io/9q5n6

Mustafa, P. S., & Dwiyogo, W. D. (2020). Kurikulum Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan di Indonesia Abad 21. JARTIKA Jurnal Riset Teknologi Dan Inovasi Pendidikan, 3(2), 422–438. https://doi.org/10.36765/jartika.v3i2.268

Nuchus, C., & Gunansyah, G. (2016). Pengaruh Model Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Pembelajaran Ips Di Sekolah Dasar. Jurnal Penelitian Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 4(2), 254230.

Oemar, H. (2004). Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.

Rusmono, R. (2014). Strategi Pembelajaran dengan Problem Based Learning Itu Perlu Untuk Meningkatkan Profesionalisme Guru (2nd ed.). Bogor: Ghalia Indonesia.

Sanjaya, W. (2013). Perencanaan dan Desain Sistem Pembelajaran. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Shoimin, A. (2017). Model Pembelajaran Inovatif dalam Kurikulum 2013. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Pendidikan (Kuantitatif, Kualitatif dan R&D). Bandung: Alphabeta.

Suriadiata, I., Syamsussabri, M., & Nurmaningsih. (2022). Pengembangan Modul Pendidikan Pancasila berbasis Problem Based Learning Terintegrasi Nilai Antikorupsi. 5(1), 47–54.

Syamsussabri, M. (2013). Konsep Dasar Pertumbuhan dan Perkembangan Peserta Didik. Jurnal Perkembangan Peserta Didik, 1(1), 3.

Syamsussabri, M. (2016). Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing terhadap Hasil Belajar IPA Biologi Siswa Kelas VIII SMPN 13 Mataram Tahun Ajaran 2016/2017. Universitas Mataram.

Syamsussabri, M., & Sueb, S. (2018). Need Analysis of Materials and Media Biology Teaching for High School Students Around the Location of People Gold Mining. International Conference on Mathematics and Science Education (ICoMSE), 175–180.

Syamsussabri, M., Sueb, S., & Suhadi, S. (2019). Kelayakan Modul Pencemaran Lingkungan Berbasis Environmental Worldview dan Environmental Attitudes. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, Dan Pengembangan, 4(9), 1207–1212. https://doi.org/10.17977/jptpp.v4i9.12709

Syamsussabri, M., Suhadi, & Sueb. (2019). The Effect of Environmental Pollution Module on Environmental Worldview in Senior High School. Journal of Physics: Conference Series, 1417(1), 012076. https://doi.org/10.1088/1742-6596/1417/1/012076

Victoria, A., Mustafa, P. S., & Ardiyanto, D. (2021). Pembelajaran Pendidikan Jasmani dan Olahraga berbasis Blended Learning di Sekolah Menengah Pertama. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 7(2), 170–183. https://doi.org/https://doi.org/10.5281/zenodo.4659619

Warsono, & Hariyanto. (2013). Pembelajaran Aktif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Yalcın, D. (2017). The Relationships Between Critical Thinking Skills and Learning Styles of Gifted Students. European Journal of Education Studies, 1(3), 69–96.

Downloads

Published

16-02-2022

How to Cite

Zohdi, S., Mukarromah, A. ., Bayu Aditama, W. ., & Mujaddid, A. (2022). Pengaruh Model Pembelajaran IPA Berbasis Masalah (Problem Based Learning) terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Motivasi Belajar Kelas 5 MIN 2 Lombok Tengah NTB. Journal of Science and Education Research, 1(1), 58–64. https://doi.org/10.62759/jser.v1i1.9