Pemanfaatan Bahan Pangan Lokal untuk Meningkatkan Pemberdayaan Perempuan: Pelatihan Pembuatan Pie Nanas sebagai Makanan Sehat di Desa Lendang Nangka Utara Lombok Timur

Penulis

  • Leli Safira Universitas Islam Negeri Mataram
  • Rabiatul Adawiyah Universitas Islam Negeri Mataram
  • Aispadiah Fitriani Universitas Islam Negeri Mataram
  • Asmarita Asmarita Universitas Islam Negeri Mataram
  • Rosmiati Sapitri Universitas Islam Negeri Mataram
  • Pinton Setya Mustafa Universitas Islam Negeri Mataram

DOI:

https://doi.org/10.62759/jpim.v2i1.196

Kata Kunci:

Pemberdayaan Perempuan, Bahan Pangan Lokal, Pelatihan, Pie Nanas

Abstrak

Kondisi kehidupan petani di Desa Lendang Nangka Utara identik dengan ekonomi rentan dan berpendapatan rendah sehingga memerlukan upaya penguatan ekonomi melalui pelatihan pengolahan pangan lokal yang sehat dalam rangka pemberdayaan perempuan di desa tersebut. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemberdayaan perempuan guna memperkuat kondisi ekonomi keluarga melalui pelatihan pembuatan pie nanas yang merupakan pangan sehat. Metode pengabdian kepada masyarakat yang digunakan adalah konsep Community Based Research (CBR). Kegiatan ini melibatkan 15 orang ibu rumah tangga di Desa Lendang Nangka Utara. Kegiatan pelatihan yang dilakukan berhasil menambah wawasan dan keterampilan ibu rumah tangga tentang cara memanfaatkan bahan pangan lokal yaitu pie nanas yang termasuk dalam pangan sehat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini sangat bermanfaat untuk diadakan karena masyarakat belum pernah mengolah buah nanas menjadi pie yang memiliki nilai jual tinggi dan kandungan gizi yang bermanfaat bagi tubuh.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Diterbitkan

2025-01-31

Cara Mengutip

Safira, L., Adawiyah, R., Fitriani, A., Asmarita, A., Sapitri, R., & Mustafa, P. S. (2025). Pemanfaatan Bahan Pangan Lokal untuk Meningkatkan Pemberdayaan Perempuan: Pelatihan Pembuatan Pie Nanas sebagai Makanan Sehat di Desa Lendang Nangka Utara Lombok Timur. Jurnal Pengabdian Inovatif Masyarakat, 2(1), 14–18. https://doi.org/10.62759/jpim.v2i1.196

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama