Optimalisasi Permainan Olahraga Tradisional sebagai Strategi Pembelajaran Inklusif bagi Siswa dengan Beragam Kemampuan
DOI:
https://doi.org/10.62759/jser.v5i2.468Kata Kunci:
tradisional, pendidikan, olahraga, ingklusif, sekolah, pembelajaranAbstrak
Pendidikan inklusif menuntut adanya strategi pembelajaran yang mampu mengakomodasi keberagaman kemampuan peserta didik dalam lingkungan belajar yang setara dan partisipatif. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan adalah pemanfaatan permainan olahraga tradisional sebagai media pembelajaran yang bersifat fleksibel, kolaboratif, dan mudah dimodifikasi sesuai kebutuhan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan permainan olahraga tradisional sebagai strategi pembelajaran inklusif bagi siswa dengan beragam kemampuan. Penelitian menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kajian literatur sistematis terhadap berbagai artikel ilmiah, buku, dan dokumen yang relevan pada periode 2021–2025. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi melalui proses reduksi data, kategorisasi, sintesis, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa permainan olahraga tradisional memiliki kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan partisipasi belajar, keterampilan motorik, interaksi sosial, dan karakter peserta didik. Berbagai permainan tradisional seperti Gobak Sodor, Engklek, Bentengan, dan Balap Karung Estafet mampu menciptakan suasana pembelajaran yang inklusif karena memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh peserta didik untuk terlibat aktif sesuai dengan kemampuan masing-masing. Selain itu, permainan tradisional juga berperan dalam mengembangkan nilai-nilai disiplin, kerja sama, toleransi, tanggung jawab, dan sportivitas. Temuan penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi permainan olahraga tradisional dapat menjadi strategi pembelajaran yang efektif dalam mendukung implementasi pendidikan inklusif sekaligus melestarikan nilai-nilai budaya lokal. Oleh karena itu, guru pendidikan jasmani dan pendidik pada umumnya perlu mengintegrasikan permainan tradisional ke dalam proses pembelajaran sebagai upaya menciptakan lingkungan belajar yang lebih inklusif, aktif, dan bermakna.
Unduhan
Referensi
Dyson, B., Howley, D., & Shen, Y. (2021). Cooperative learning in physical education and physical activity: A systematic review. Journal of Teaching in Physical Education, 40(3), 456–467. https://doi.org/10.1123/jtpe.2020-0205
Florian, L., & Beaton, M. C. (2022). Inclusive Pedagogy in Practice: Learning from Teachers. European Journal of Special Needs Education, 37(2), 201–215. https://doi.org/10.1080/08856257.2021.1901370
Hasbi, H., & Sukoco, P. (2021). Pengembangan Model Pembelajaran Motorik dengan Modifikasi Permainan Tradisional untuk Siswa Sekolah Dasar Kelas Atas. Jurnal Keolahragaan, 2(1), 45–56.
Hidayatullah, M. R., & Hasbi, H. (2021). Pengembangan Model Pembelajaran Motorik dengan Modifikasi Permainan Tradisional untuk Meningkatkan Motorik Kasar Anak Sekolah Dasar Kelas Bawah. Jurnal Ilmiah Mandala Education, 7(4), 781–789. https://doi.org/10.58258/jime.v7i4.2486
Kemendikbudristek. (2022). Panduan pengembangan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.
Lubans, D. R., Eather, N., Morgan, P. J., Leahy, A. A., & Costigan, S. A. (2022). Physical Activity for Cognitive and Mental Health Outcomes in Youth: A Systematic Review. Sports Medicine, 52(7), 1453–1472. https://doi.org/10.1007/s40279-021-01599-0
Ortega-Toro, E., García-Angulo, A., Valero-Valenzuela, A., & Moreno-Murcia, J. A. (2023). A Systematic Review. Sustainability, 15(4), 3158. https://doi.org/10.3390/su15043158
Rudd, J. R., Crotti, M., Fitton-Davies, K., O'Callaghan, L., Bardid, F., Utesch, T., Roberts, S., Boddy, L. M., & Barnett, L. M. (2021). Skill Acquisition Methods Fostering Physical Literacy in Children: A Systematic Review. Sports Medicine, 51(6), 1187–1212. https://doi.org/10.1007/s40279-021-01423-9
Sujarwo, S., Widodo, A., & Prasetyo, Y. (2021). Permainan Tradisional Sebagai Media Pembentukan Karakter dan Pelestarian Budaya Pada Anak Usia Sekolah. Community Development Journal, 2(3), 456–463.
UNESCO. (2023). Global Education Monitoring Report 2023: Inclusion and Education. United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization. https://www.unesco.org
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Hasbi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












