Studi Tentang Dampak Korean wave Dalam Gaya Hidup Mahasiswa Universitas Riau
DOI:
https://doi.org/10.62759/jser.v1i2.18Kata Kunci:
Dampak, Korean Wave, Gaya HidupAbstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya perkembangan Korean wave dikalangan remaja terutama di kalangan mahasiswa, yang mana Korean wave ini tentu saja membawa dampak tersendiri bagi mahasiswa yang menjadi penggemar atau Korean lovers. Korean wave ini berdampak terhadap gaya hidup mahasiswa Korean lovers. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-aktor apa saja yang menyebabkan Korean wave begitu disukai oleh Mahasiswa Universitas Riau dan untuk mengetahui bagaimanakah dampak Korean wave terhadap gaya hidup mahasiswa Universitas Riau. Penelitian ini dilaksanakan di Universitas Riau kota Pekanbaru, dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dan teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah, observasi, wawancara, dokumentasi. Informan dalam penelitian ini sebanyak 11 mahasiswa Korean lovers. Berdasarkan hasil penelitian faktor yang menyebabkan mahasiswa menyukai Korean wave adalah faktor internal yaitu faktor dari diri sendiri mulai dari faktor sikap, motif, kepribadian, pengalaman, dan pengetahuan dan faktor eksternal yaitu faktor dari luar yaitu dikenalkan oleh saudara atau teman sepermainan sehingga mulai mencari sendiri informasi mengenai drama atau boyband yang menarik sehingga menjadi Korean lovers. Adapun dampak positif yang disebabkan dari menyukai Korean wave adalah mental jauh lebih baik, ruang lingkup pertemanan luas, dan bertambahnya wawasan tentang budaya Korea, sedangkan dampak negatif dari menyukai Korean wave adalah gaya hidup berubah mulai dari gaya berpakaian, gaya rambut, gaya berbicara serta menjadi lebih konsumtif, hedonisme dan memiliki mentalitas lebih mencintai produk Korea dalam bidang perindustrian seperti film, drama, music, boyband, girlband.
Unduhan
Referensi
Moleong, L. J. (2019). Metodologi Penelitian Kualitatif: Edisi Revisi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Mustafa, P. S., & Suryadi, M. (2022). Landasan Teknologis sebagai Peningkatan Mutu dalam Pendidikan dan Pembelajaran: Kajian Pustaka. Fondatia: Jurnal Pendidikan Dasar, 6(3), 767–793. https://doi.org/0.36088/fondatia.v6i3.2130
Naelasari, D. N., Zulhakim, & Syamsussabri, M. (2021). Sosialisasi Pemanfaatan Media Sosial Sebagai Alat Pemasaran Produk Hasil Perikanan di Desa Sigerongan. Abdinesia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 29–35.
Nisrina, D., Widodo, I. A., Larassari, I. B., & Rahmaji, F. (2020). Dampak Konsumerisme Budaya Korea (Kpop) di Kalangan Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang. Jurnal Penelitian Humaniora, 21(1), 78–88. https://doi.org/10.23917/humaniora.v21i1.8085
Nugroho, S. A. (2011). Hallyu di Indonesia: Selama Dekade Pertama di Abad ke-21. In M. Syamsudin (Ed.), Sejarah Korea Menuju Masyarakat Modern: Beberapa Peristiwa Penting. Yogyakarta: Inakos.
Reeves, D. (2004). Angkot dan Bus Minangkabau: Budaya Pop Dan Nilai-Nilai Budaya Pop/Popular Culture dan Popular Values. Depok: Komunitas Bambu.
Shim, D. (2006). Hybridity and the rise of Korean popular culture in Asia. Media, Culture & Society, 28(1), 25–44. https://doi.org/10.1177/0163443706059278
Simbar, F. K. (2016). Fenomena Konsumsi Budaya Korea Pada Anak Muda Di Kota Manado. Jurnal Holistik, 2(1), 1–20.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sukmadinata, N. S. (2007). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Valentina, A., & Istriyani, R. (2017). Gelombang Globalisasi ala Korea Selatan. Jurnal Pemikiran Sosiologi, 2(2), 71–86. https://doi.org/10.22146/jps.v2i2.30017
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2022 Journal of Science and Education Research

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.












