Menggali Potensi Permainan Anak Tradisional untuk Mengurangi Kebiasaan Penggunaan Gadget di Desa
DOI:
https://doi.org/10.62759/jpim.v3i1.322Kata Kunci:
Permainan Tradisional, Gadget, Anak-Anak, KKN, Desa KedungsoloAbstrak
Kuliah Kerja Nyata (KKN) sebagai wujud pengabdian masyarakat dalam Tridarma Perguruan Tinggi dilaksanakan di Desa Kedungsolo, Porong, Sidoarjo dengan fokus pada pengembangan wisata edukasi melalui permainan tradisional. Latar belakang kegiatan ini adalah tingginya ketergantungan anak terhadap gadget yang berdampak pada berkurangnya aktivitas fisik, keterampilan sosial, serta potensi gangguan konsentrasi. Tujuan kegiatan adalah memperkenalkan kembali permainan tradisional agar anak-anak memperoleh alternatif bermain yang sehat, edukatif, sekaligus melestarikan budaya lokal. Metode pelaksanaan meliputi observasi awal untuk identifikasi masalah, sosialisasi dan koordinasi dengan perangkat desa serta karang taruna, pelaksanaan praktik langsung permainan tradisional, evaluasi bersama masyarakat, serta tindak lanjut berupa rekomendasi keberlanjutan program. Hasil kegiatan menunjukkan permainan tradisional berhasil meningkatkan minat anak-anak, memperkuat interaksi sosial, serta mendapat dukungan orang tua dan tokoh masyarakat. Kesimpulannya, pengenalan kembali permainan tradisional efektif mengurangi ketergantungan anak terhadap gadget sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pelestarian budaya. Disarankan agar perangkat desa, karang taruna, dan sekolah mengembangkan permainan tradisional sebagai agenda rutin sehingga manfaatnya dapat berkelanjutan dan berdampak positif bagi perkembangan anak-anak maupun masyarakat.
Unduhan
Referensi
Aguss, R. M., Fahrizqi, E. B., & Abiyyu, F. F. A. (2021). Analisis Dampak Wabah Covid-19 Pada Perkembangan Motorik Halus Anak Usia 3-4 Tahun. Jurnal Penjaskesrek, 8(1), 46–56.
Aqobah, Q. J., Putri, C. H., Ummah, K. R., & Anisah, R. W. (2023). Permainan Tradisional Engklek untuk Peningkatan Motorik Peserta Didik di Sekolah Dasar. Journal Olahraga ReKat (Rekreasi Masyarakat), 2(1), 1–15.
Cendana, H., & Suryana, D. (2022). Pengembangan Permainan Tradisional untuk Meningkatkan Kemampuan Bahasa Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(2), 771–778.
Dini, J. (2022). Permasalahan Pola Asuh dalam Mendidik Anak di Era Digital. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(3), 1965–1975.
Hanyfah, S., Fernandes, G. R., & Budiarso, I. (2022). Penerapan Metode Kualitatif Deskriptif untuk Aplikasi Pengolahan Data Pelanggan Pada Car Wash. Seminar Nasional Riset dan Inovasi Teknologi (SEMNAS RISTEK), Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer 6(1).
Laia, B. (2022). Sosialisasi Dampak Kegiatan Kuliah Kerja Nyata di Desa (Studi: Desa Sirofi). Haga: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(2), 74–84.
Muniarty, P., Wulandari, W., Pratiwi, A., & Rimawan, M. (2022). Pengabdian Kepada Masyarakat Melalui Kuliah Kerja Nyata Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bima. JE (Journal of Empowerment), 2(2), 172–182.
Pratama, A. A., Segara, N. B., Marzuqi, M. I., & Prastiyono, H. (2024). Eksistensi Generasi Muda Pada Kesenian Bantengan di Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto. Jurnal Dialektika Pendidikan IPS, 4(2), 19–35.
Sava, I. B., & Harianto, S. (2024). Esensi Budaya Permainan Tradisional pada Anak-Anak di Era Globalisasi. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(4), 765–772.
Yoga Brata Susena, Y., Danang Ari Santoso, D., & Puji Setyaningsih, P. (2021). Ethnosport Permainan Tradisional Gobak Sodor. Jurnal Pendidikan Kesehatan Rekreasi, 7(2), 450–462.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Nuri Firda Rizqiyan, Baitil Hasani, Hana Ribthi Dimas`udah, Ulin Nuha, Mochammad Tomi Anggara, Taqwanur Taqwanur

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












