Journal of Science and Education Research https://jurnal.insanmulia.or.id/index.php/jser <div class="col-sm-6 col-md-7 col-lg-9 pt-4"> <table> <tbody> <tr> <td>Journal Title</td> <td>: </td> <td><strong>Journal of Science and Education Research<br /></strong></td> </tr> <tr> <td align="left">Initials</td> <td>:</td> <td><strong>JSER</strong></td> </tr> <tr> <td>Editor-in-Chief</td> <td>:</td> <td><strong>Dr. Muhammad Syamsussabri, M.Pd <a href="https://www.scopus.com/authid/detail.uri?authorId=57214091256" target="_blank" rel="noopener"><em class="fa fa-external-link"> </em></a><br /></strong></td> </tr> <tr> <td>Online ISSN</td> <td>:</td> <td><strong>2828-2361 <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20220209070861032" target="_blank" rel="noopener" aria-label="Read more"><em class="fa fa-external-link"> </em></a></strong></td> </tr> <tr> <td align="left">DOI Prefix</td> <td>:</td> <td><strong>https://doi.org/10.62759/jser <a href="https://doi.org/10.62759/jser" target="_blank" rel="noopener" aria-label="Read more"><em class="fa fa-external-link"> </em></a> </strong></td> </tr> <tr> <td>Indexing</td> <td>:</td> <td><strong>Sinta 5 <a href="https://sinta.kemdikbud.go.id/journals/profile/14645" target="_blank" rel="noopener" aria-label="Read more"><em class="fa fa-external-link"> </em></a> Google Scholar <a href="https://scholar.google.com/citations?user=xuox9xsAAAAJ&amp;hl=en" target="_blank" rel="noopener" aria-label="Read more"><em class="fa fa-external-link"> </em></a> Garuda <a href="https://garuda.kemdikbud.go.id/journal/view/33856" target="_blank" rel="noopener" aria-label="Read more"><em class="fa fa-external-link"> </em></a></strong></td> </tr> <tr> <td align="left">Peer Review Process </td> <td>:</td> <td><strong>Double-Blind</strong></td> </tr> <tr> <td align="left">Frequency</td> <td>:</td> <td><strong>February &amp; August</strong></td> </tr> <tr> <td align="left">Publisher</td> <td>:</td> <td><strong>Yayasan Pendidikan Insan Mulia Utan Sumbawa <a href="https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/publisher/view/4174" target="_blank" rel="noopener" aria-label="Read more"><em class="fa fa-external-link"> </em></a></strong></td> </tr> <tr> <td align="left">Field</td> <td>:</td> <td><strong>Science and Education</strong></td> </tr> <tr> <td align="left">Citation Analysis</td> <td>:</td> <td><strong>Google Scholar</strong></td> </tr> <tr> <td align="left">Language</td> <td>:</td> <td><strong>Indonesia &amp; English<br /></strong></td> </tr> </tbody> </table> </div> <div class="col-sm-6 col-md-7 col-lg-9 pt-4"> <p><strong>Journal of Science and Education Research (JSER) (<a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20220209070861032" target="_blank" rel="noopener">ISSN 2828-2361</a>)</strong> (No. SK ISSN 0005.28282361/K.4/SK.ISSN/2022.02) <strong>(DOI Prefix: <a href="https://doi.org/10.62759/jser" target="_blank" rel="noopener">https://doi.org/10.62759/jser</a>)</strong> is a high quality open access peer reviewed research journal that is published by Yayasan Pendidikan Insan Mulia Utan Sumbawa. The Journal Publishes in online version. Journal of Science and Education Research (JSER) research paper in the field of: <strong>Science:</strong>All kind of Science such as, Technology and Innovation, Environmental Studies, Climate Change, Agricultural, Rural Development, Urban Studies etc. <strong>Education:</strong> All of Education in Science Education and Social Science Education. <strong>Acceptance Notification: </strong>within 5-7 days from the date of manuscript submission <strong>Submission Deadline: </strong>30 days before Published.</p> </div> en-US editor@insanmulia.or.id (Dr. Muhammad Syamsussabri, M.Pd) jurnal.insanmulia@gmail.com (Admin JSER) Sat, 01 Aug 2026 02:13:51 +0000 OJS 3.3.0.8 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Pengaruh Model Contextual Teaching and Learning Berbantu Video terhadap Kemampuan Critical Thinking Siswa pada Mata Pelajaran PAI https://jurnal.insanmulia.or.id/index.php/jser/article/view/432 <p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran abad ke-21, khususnya pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti. Di SMAN CMBBS Kabupaten Pandeglang, kemampuan berpikir kritis siswa pada materi adab menggunakan media sosial masih perlu diperkuat karena pembelajaran cenderung konvensional dan belum sepenuhnya mengaitkan materi dengan konteks kehidupan nyata. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model <em>Contextual Teaching and Learning</em> (CTL) berbantu video terhadap kemampuan <em>critical thinking</em> siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode <em>quasi experiment</em> dan desain <em>nonequivalent control group design</em>. Populasi penelitian berjumlah 214 siswa kelas XI, dengan sampel 60 siswa yang terbagi ke dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol, masing-masing 30 siswa. Instrumen penelitian berupa 7 soal esai yang telah memenuhi kriteria valid dan reliabel. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial menggunakan IBM SPSS 26 melalui uji normalitas, homogenitas, uji <em>Welch</em>, dan <em>independent samples t-test</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data kedua kelas berdistribusi normal, tetapi varians tidak homogen, sehingga pengujian hipotesis menggunakan uji <em>Welch</em>. Pada tahap awal tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol (sig. 0,639 &gt; 0,05). Setelah perlakuan, rata-rata <em>post-test</em> kelas eksperimen sebesar 24,27 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 20,47, dengan nilai signifikansi 0,000 &lt; 0,05. Temuan ini menunjukkan bahwa model CTL berbantu video berpengaruh signifikan terhadap kemampuan critical thinking siswa. Dengan demikian, model CTL berbantu video lebih efektif dibandingkan pembelajaran konvensional dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran PAI.</p> Fadjar Erlangga, Anis Fauzi, Oman Fahrurohman Copyright (c) 2026 Fadjar Erlangga, Anis Fauzi, Oman Fahrurohman https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://jurnal.insanmulia.or.id/index.php/jser/article/view/432 Sat, 01 Aug 2026 00:00:00 +0000 Strategi Komunikasi Fatik Dosen dalam Mempersuasi Kompetensi Public Speaking Mahasiswa Ilmu Politik https://jurnal.insanmulia.or.id/index.php/jser/article/view/437 <p>Rendahnya tingkat kepercayaan diri dan tingginya kecemasan komunikasi seringkali menjadi hambatan fisiologis yang signifikan bagi mahasiswa dalam menguasai keterampilan berbicara di depan umum (<em>public speaking</em>). Sementara, pendidikan tinggi, melalui dosen memiliki tanggungjawab membekali mahasiswanya untuk terampil berkomunikasi sehingga kompeten memasuki dunia usaha, dunia industri dan dunia kerja. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji dan mendeskripsikan secara mendalam mengenai penerapan strategi komunikasi fatik oleh dosen dalam menumbuhkan motivasi, kedekatan emosional, serta mempersuasi dimensi afektif mahasiswa guna meningkatkan kompetensi komunikasi verbal dan nonverbal sebagai bekal berkomunikasi di depan umum. Pendekatan yang digunakan deskriptif kualitatif dengan paradigma interpretif konstruktivis. Pengumpulan data primer dilakukan melalui observasi partisipatif terhadap aktivitas perkuliahan di Program Studi Ilmu Politik Universitas Bangka Belitung serta wawancara mendalam dengan dosen dan mahasiswa. Data sekunder diperoleh dari dokumen akademis dan literatur intertekstual yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan komunikasi fatik berupa sapaan hangat, apresiasi verbal-nonverbal informal, dan sesi <em>sharing hearing</em> (basa-basi terstruktur) terbukti efektif dalam mereduksi ketegangan psikologis mahasiswa dan meningkatkan keterampilan berbicara di depan umum. Komunikasi fatik bukan hanya berfungsi sebagai pencair suasana perkuliahan, melainkan bertindak sebagai instrumen persuasi yang menggeser kecemasan menjadi kematangan konsep diri. Diskusi teoritis dianalisis menggunakan teori komunikasi antarpribadi, kompetensi komunikasi, dan dimensi efektivitas interaksi.</p> Arta Elisabeth Purba Copyright (c) 2026 Arta Elisabeth Purba https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://jurnal.insanmulia.or.id/index.php/jser/article/view/437 Sat, 01 Aug 2026 00:00:00 +0000 Membingkai Masa Depan: Konstruksi Sosial Pendidikan Inklusi Melalui Vokasi dalam Membangun Keterampilan Ekonomi Mandiri (Studi di SLBN Purbalingga) https://jurnal.insanmulia.or.id/index.php/jser/article/view/467 <p>Pendidikan memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta memperluas kesempatan individu untuk berpartisipasi dalam kehidupan sosial dan ekonomi. Bagi penyandang disabilitas, pendidikan vokasi di Sekolah Luar Biasa (SLB) menjadi salah satu strategi untuk mengembangkan keterampilan yang mendukung kemandirian. Rendahnya keterlibatan penyandang disabilitas dalam dunia kerja menunjukkan bahwa lulusan SLB masih menghadapi hambatan dalam proses transisi menuju kehidupan ekonomi mandiri. Penelitian ini bertujuan menganalisis konstruksi sosial pendidikan vokasi dalam membentuk keterampilan ekonomi mandiri siswa di SLBN Purbalingga. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara semi-terstruktur, dan studi pustaka. Informan penelitian ditentukan melalui purposive sampling yang melibatkan guru vokasi, guru kehumasan, siswa, dan orang tua. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman serta diuji melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan vokasi di SLBN Purbalingga terbentuk melalui proses eksternalisasi, objektivasi, dan internalisasi yang melibatkan sekolah, keluarga, siswa, serta mitra dunia usaha dan dunia industri. Program vokasi tidak hanya mengembangkan keterampilan kerja, tetapi juga membangun nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan identitas kerja siswa. Penguatan kemandirian ekonomi dilakukan melalui pembelajaran berbasis produk bernilai jual, pengalaman memperoleh pendapatan, pelaksanaan PKL, serta kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri. Dengan demikian, pendidikan vokasi di SLBN Purbalingga berfungsi sebagai proses konstruksi sosial yang mendukung terbentuknya kompetensi kerja sekaligus kemandirian ekonomi siswa penyandang disabilitas.</p> Jasmine Husna Nurmaulidya, Tyas Retno Wulan, Shinta Julianti Copyright (c) 2026 Jasmine Husna Nurmaulidya, Tyas Retno Wulan, Shinta Julianti https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://jurnal.insanmulia.or.id/index.php/jser/article/view/467 Sat, 01 Aug 2026 00:00:00 +0000 Peran Kepala Sekolah SDN Triwung Kidul 1 dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Berbasis Teknologi https://jurnal.insanmulia.or.id/index.php/jser/article/view/449 <p>Penelitian ini melihat peran kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi. Penelitian ini berfokus pada pertumbuhan cepat teknologi digital, yang membutuhkan inovasi dalam proses belajar mengajar di sekolah, sehingga lebih efektif, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan saat ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari strategi, peran, dan gaya kepemimpinan kepala sekolah dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam proses belajar mengajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dilakukan terhadap kepala sekolah, guru, dan siswa.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah memainkan peran strategis, berfungsi sebagai pemimpin, manajer, pengawas, dan pendorong untuk mendukung penerapan pembelajaran berbasis teknologi. Sekolah memiliki direktur yang bertugas membuat kebijakan, menyediakan sumber daya teknologi, serta membantu meningkatkan kemampuan para guru melalui pelatihan dan dukungan. Selain itu, direktur sekolah melakukan pengawasan dan evaluasi secara berkala untuk memastikan teknologi dapat diimplementasikan dengan efektif.Penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kualitas pembelajaran berbasis teknologi dapat dicapai dengan memperkuat infrastruktur, meningkatkan kompetensi guru, serta mendorong budaya sekolah yang mendukung penggunaan teknologi. Komunikasi yang jelas, kerja sama yang keras antar anggota sekolah, serta evaluasi yang dilakukan secara terus-menerus adalah faktor-faktor penting yang mendukung keberhasilan dalam penerapan. O pemimpin sekolah memiliki pengaruh besar terhadap keberhasilan penggunaan teknologi dalam pendidikan serta peningkatan kualitas belajar secara keseluruhan.</p> Naila Cahaya Fitri, Alvivatus Nirmatus Sholeha, Abdurrahman, M. Jadid Khadavi Copyright (c) 2026 Naila Cahaya Fitri, Alvivatus Nirmatus Sholeha, Abdurrahman, M. Jadid Khadavi https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://jurnal.insanmulia.or.id/index.php/jser/article/view/449 Sun, 02 Aug 2026 00:00:00 +0000 Optimalisasi Permainan Olahraga Tradisional sebagai Strategi Pembelajaran Inklusif bagi Siswa dengan Beragam Kemampuan https://jurnal.insanmulia.or.id/index.php/jser/article/view/468 <p>Pendidikan inklusif menuntut adanya strategi pembelajaran yang mampu mengakomodasi keberagaman kemampuan peserta didik dalam lingkungan belajar yang setara dan partisipatif. Salah satu pendekatan yang dapat digunakan adalah pemanfaatan permainan olahraga tradisional sebagai media pembelajaran yang bersifat fleksibel, kolaboratif, dan mudah dimodifikasi sesuai kebutuhan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan permainan olahraga tradisional sebagai strategi pembelajaran inklusif bagi siswa dengan beragam kemampuan. Penelitian menggunakan metode studi kepustakaan (<em>library research</em>) dengan pendekatan kajian literatur sistematis terhadap berbagai artikel ilmiah, buku, dan dokumen yang relevan pada periode 2021–2025. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi melalui proses reduksi data, kategorisasi, sintesis, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa permainan olahraga tradisional memiliki kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan partisipasi belajar, keterampilan motorik, interaksi sosial, dan karakter peserta didik. Berbagai permainan tradisional seperti Gobak Sodor, Engklek, Bentengan, dan Balap Karung Estafet mampu menciptakan suasana pembelajaran yang inklusif karena memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh peserta didik untuk terlibat aktif sesuai dengan kemampuan masing-masing. Selain itu, permainan tradisional juga berperan dalam mengembangkan nilai-nilai disiplin, kerja sama, toleransi, tanggung jawab, dan sportivitas. Temuan penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi permainan olahraga tradisional dapat menjadi strategi pembelajaran yang efektif dalam mendukung implementasi pendidikan inklusif sekaligus melestarikan nilai-nilai budaya lokal. Oleh karena itu, guru pendidikan jasmani dan pendidik pada umumnya perlu mengintegrasikan permainan tradisional ke dalam proses pembelajaran sebagai upaya menciptakan lingkungan belajar yang lebih inklusif, aktif, dan bermakna.</p> Hasbi Copyright (c) 2026 Hasbi https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://jurnal.insanmulia.or.id/index.php/jser/article/view/468 Sun, 02 Aug 2026 00:00:00 +0000 Strategi Guru dalam Menangani Siswa Hiperaktif untuk Mencapai Pembelajaran yang Berkualitas di Sekolah Dasar https://jurnal.insanmulia.or.id/index.php/jser/article/view/429 <p>Keberadaan siswa hiperaktif dalam pembelajaran di sekolah dasar menjadi tantangan tersendiri bagi guru dalam menciptakan suasana belajar yang kondusif dan efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis secara mendalam strategi yang digunakan guru dalam menangani siswa hiperaktif guna mencapai pembelajaran yang berkualitas dan inklusif. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dengan kepala sekolah dan tiga guru, serta dokumentasi di SD Inpres Mahambala, Nusa Tenggara Timur. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa hiperaktif memiliki karakteristik kesulitan fokus, dan aktivitas tinggi yang berpotensi mengganggu pembelajaran. Namun, melalui strategi pembelajaran yang adaptif, interaktif, dan kolaboratif, serta pengelolaan kelas yang efektif, guru mampu menciptakan pembelajaran yang kondusif dan inklusif. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya kreativitas dan kompetensi guru dalam merancang strategi pembelajaran yang responsif terhadap kebutuhan siswa hiperaktif, terutama di daerah dengan keterbatasan sarana.</p> Melkianus Panda Huki, Lulu Nur Fauzyah, Minsih Copyright (c) 2026 Melkianus Panda Huki, Lulu Nur Fauzyah, Minsih https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://jurnal.insanmulia.or.id/index.php/jser/article/view/429 Sun, 02 Aug 2026 00:00:00 +0000 Constructing Cultural Literacy in Postdigital Higher Education: A Content Analysis of Literature-Based English Course Materials https://jurnal.insanmulia.or.id/index.php/jser/article/view/456 <p>The growing discourse of the “postdigital” challenges the assumption that education is merely transitioning toward digitalization, suggesting instead that digital and non-digital practices are now deeply entangled in shaping knowledge production and pedagogical design. Within this context, the meaning and construction of cultural literacy in literature-based English education require renewed examination. This study investigates how cultural literacy is constructed in literature-based English courses in higher education through a postdigital lens. Employing qualitative content analysis, the study analyzes syllabi, reading lists, teaching modules, assessment prompts, and selected digital components from five university-level courses. The analysis focuses on (1) the types of cultural knowledge privileged or marginalized, (2) the modes through which literary texts are delivered and mediated, and (3) the epistemological assumptions underpinning curriculum design in postdigital contexts. The findings indicate that literature is primarily confined to specialized literature courses, while language skills courses emphasize functional communication and rarely incorporate literary texts. In addition, course materials are largely dominated by canonical and globally recognized Anglophone works, with limited inclusion of local or regional literature. Although digital resources expand access to literary materials, their pedagogical integration remains partial. The study argues that postdigital conditions reshape not only the delivery of literary texts but also the ways cultural knowledge is curated and legitimized within university English curricula.</p> Resti Amalia, Resty Widyanty Copyright (c) 2026 Resti Amalia, Resty Widyanty https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://jurnal.insanmulia.or.id/index.php/jser/article/view/456 Sun, 02 Aug 2026 00:00:00 +0000 Hubungan Dukungan Sosial Teman Sebaya dan Persepsi Mengenai Dosen Pembimbing dengan Motivasi Penyelesaian Tugas Akhir Mahasiswa https://jurnal.insanmulia.or.id/index.php/jser/article/view/431 <p>Penyelesaian tugas akhir masih menjadi permasalahan akademik. Mahasiswa seringkali mengalami demotivasi ketika menyelesaikan tugas akhir, hal ini berdampak pada masa studinya. Motivasi penyelesaian tugas akhir dipengaruhi beberapa faktor, di antaranya: dukungan sosial teman sebaya dan persepsi mengenai dosen pembimbing. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan hubungan antara dukungan sosial teman sebaya dan persepsi mengenai dosen pembimbing dengan motivasi penyelesaian tugas akhir mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Jenderal Soedirman. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan survei. Sampel diambil dengan teknik sampel <em>simple random sampling</em>, dengan jumlah sampal sebanyak 151 responden. Metode analisis data yang digunakan adalah korelasi <em>Kendall’s Tau</em> dan korelasi <em>Kendall’s W.</em> Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan sosial teman sebaya dengan motivasi penyelesaian tugas akhir serta terdapat hubungan antara variabel persepsi mengenai dosen pembimbing dengan motivasi penyelesaian tugas akhir. Selain itu, sebagian besar responden memiliki dukungan sosial teman sebaya tinggi, persepsi mengenai dosen pembimbing yang positif, dan namun memiliki motivasi penyelesaian tugas akhir rendah. Hasil uji <em>Kendall’s W</em> menunjukkan nilai koefisien sebesar 0,567. Nilai tersebut menunjukkan bahwa hubungan antar variabel dukungan sosial teman sebaya dan persepsi mengenai dosen pembimbing dengan motivasi penyelesaian tugas akhir tergolong sedang.</p> Elok Sa'adatul Abadiah, Tri Wuryaningsih, Nanang Martono Copyright (c) 2026 Elok Sa'adatul Abadiah, Tri Wuryaningsih, Nanang Martono https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://jurnal.insanmulia.or.id/index.php/jser/article/view/431 Mon, 03 Aug 2026 00:00:00 +0000 Penguatan Literasi Religius Melalui Keteladanan Guru Pada Anak Usia Dasar Islam https://jurnal.insanmulia.or.id/index.php/jser/article/view/461 <p>Penguatan literasi religius pada anak usia dasar Islam merupakan agenda strategis dalam pembentukan karakter keagamaan yang berkelanjutan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif penguatan literasi religius pada anak usia dasar Islam melalui keteladanan guru berdasarkan temuan-temuan literatur ilmiah terkini. Penelitian ini menggunakan metode <em>Systematic Literature Review</em> (SLR) dengan pendekatan kualitatif dan teknik analisis konten tematik. Prosedur SLR mengacu pada panduan PRISMA 2020 melalui empat fase: identifikasi, skrining, kelayakan, dan inklusi. Pencarian literatur dilakukan secara komprehensif pada basis data Google Scholar, ResearchGate, DOAJ, Garuda, SINTA, dan portal jurnal nasional maupun internasional dengan strategi <em>keyword</em> Boolean. Hasil analisis menunjukkan bahwa literasi religius anak usia dasar Islam terbentuk melalui integrasi lima dimensi, yaitu kognitif, afektif, psikomotorik, sosial, dan spiritual. Keteladanan guru terbukti menjadi strategi paling efektif karena selaras dengan karakteristik perkembangan anak pada tahap <em>operasional konkret</em> yang sangat mudah menyerap stimulus visual dan meniru perilaku orang dewasa. Implementasi keteladanan guru dilakukan melalui empat strategi utama: pembiasaan keagamaan, integrasi nilai-nilai Islam dalam pembelajaran, pembentukan budaya religius di sekolah, dan kolaborasi dengan orang tua. Keberhasilan implementasi bergantung pada komitmen guru, dukungan kelembagaan, serta sinergi sekolah keluarga masyarakat. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan kompetensi religius-pedagogis guru secara berkelanjutan dan penyusunan kurikulum adaptif yang secara eksplisit mengakomodasi penguatan literasi religius secara sistematis dan terintegrasi.</p> Ahmad Noviansah Copyright (c) 2026 Ahmad Noviansah https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://jurnal.insanmulia.or.id/index.php/jser/article/view/461 Sat, 15 Aug 2026 00:00:00 +0000 Strategi Kepemimpinan Kepala Madrasah dalam Mengembangkan Empat Kompetensi Guru: Studi Kasus di Madrasah Tsanawiyah Mu’allimat Nahdlatul Wathan Anjani https://jurnal.insanmulia.or.id/index.php/jser/article/view/460 <p>Mutu tenaga pendidik merupakan salah satu penentu utama keberhasilan penjaminan mutu pendidikan, termasuk di lembaga pendidikan Islam swasta seperti madrasah. Artikel ini disusun untuk mengungkap dan menganalisis bagaimana kepala madrasah menjalankan fungsi kepemimpinannya dalam mengembangkan empat kompetensi guru pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Mu’allimat Nahdlatul Wathan (NW) Anjani, Lombok Timur. Persoalan ini penting diangkat karena Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Timur mencatat rendahnya kualitas tenaga pengajar sebagai salah satu dari dua indikator standar nasional pendidikan yang capaiannya masih lemah di wilayah tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal. Data digali melalui wawancara mendalam terhadap kepala madrasah dan tiga guru senior, observasi partisipatif atas aktivitas pembinaan guru, serta penelaahan dokumen program kerja dan laporan supervisi. Keabsahan data diperiksa melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan member check, sedangkan analisis data mengikuti model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Temuan menunjukkan bahwa kepala madrasah menerapkan pendekatan kepemimpinan yang berbeda untuk setiap kompetensi: supervisi akademik, pelatihan, dan berbagi praktik baik untuk kompetensi pedagogik; pembinaan keagamaan dan penegakan kode etik untuk kompetensi kepribadian; pelibatan sosial-kemasyarakatan untuk kompetensi sosial; serta fasilitasi studi lanjut dan pelatihan keprofesian untuk kompetensi profesional. Keempat strategi tersebut terintegrasi dalam pola kepemimpinan yang bercorak demokratis-partisipatif sekaligus transformasional-religius, memadukan fungsi manajerial modern dengan nilai keislaman. Penelitian ini memberikan sumbangan teoretis bagi pengembangan model kepemimpinan pendidikan Islam berbasis kompetensi, sekaligus menjadi rujukan praktis bagi kepala madrasah lain dalam merancang program pengembangan guru yang holistik dan kontekstual.</p> Abdul Waris Hamid Copyright (c) 2026 Abdul Waris Hamid https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0 https://jurnal.insanmulia.or.id/index.php/jser/article/view/460 Sat, 15 Aug 2026 00:00:00 +0000