Penguatan Literasi Religius Melalui Keteladanan Guru Pada Anak Usia Dasar Islam

Authors

  • Ahmad Noviansah STIT Darussalimin NW Praya

DOI:

https://doi.org/10.62759/jser.v5i2.461

Keywords:

Literasi Religius, Keteladanan Guru, Anak Usia Dasar Islam, Systematic Literature Review, Pendidikan Karakter

Abstract

Penguatan literasi religius pada anak usia dasar Islam merupakan agenda strategis dalam pembentukan karakter keagamaan yang berkelanjutan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif penguatan literasi religius pada anak usia dasar Islam melalui keteladanan guru berdasarkan temuan-temuan literatur ilmiah terkini. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan kualitatif dan teknik analisis konten tematik. Prosedur SLR mengacu pada panduan PRISMA 2020 melalui empat fase: identifikasi, skrining, kelayakan, dan inklusi. Pencarian literatur dilakukan secara komprehensif pada basis data Google Scholar, ResearchGate, DOAJ, Garuda, SINTA, dan portal jurnal nasional maupun internasional dengan strategi keyword Boolean. Hasil analisis menunjukkan bahwa literasi religius anak usia dasar Islam terbentuk melalui integrasi lima dimensi, yaitu kognitif, afektif, psikomotorik, sosial, dan spiritual. Keteladanan guru terbukti menjadi strategi paling efektif karena selaras dengan karakteristik perkembangan anak pada tahap operasional konkret yang sangat mudah menyerap stimulus visual dan meniru perilaku orang dewasa. Implementasi keteladanan guru dilakukan melalui empat strategi utama: pembiasaan keagamaan, integrasi nilai-nilai Islam dalam pembelajaran, pembentukan budaya religius di sekolah, dan kolaborasi dengan orang tua. Keberhasilan implementasi bergantung pada komitmen guru, dukungan kelembagaan, serta sinergi sekolah keluarga masyarakat. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan kompetensi religius-pedagogis guru secara berkelanjutan dan penyusunan kurikulum adaptif yang secara eksplisit mengakomodasi penguatan literasi religius secara sistematis dan terintegrasi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdurahman, A., Saro’i, M., Asfahani, A., Pranajaya, S. A., & Djollong, A. F. (2024). The Role of Family in Building Religious Awareness in Elementary School Children. Basica, 4(1), 1–10. https://doi.org/10.37680/basica.v4i1.4989

Auliah, R. (2025). Program Literasi Islami untuk Menumbuhkan Karakter Religius pada Anak Usia Dini. Moral: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat, 2(4), 19–31.

Emas, G., Muazimah, A., & Wahyuni, I. (2022). Keteladanan Guru dalam Pembentukan Karakter Islami Anak usia Dini di PAUD IT Bunayya Pekanbaru. Generasi Emas, 5(2), 33-42. https://doi.org/10.25299/ge:jpiaud.2022.vol5(2).10642

Fitriani, N. (2023). Kolaborasi Guru dan Orang Tua dalam Membentuk Karakter Religius Siswa Madrasah Ibtidaiyah. Jurnal Pendidikan Islam Indonesia, 8(2), 112–124.

Huda, A. A., & Romelah, R. (2022). Strategies For Implementing Islamic Religious Education Curriculum During the Covid-19 Pandemic for Basic Education Levels. Devotion, 3(9), 820–828. https://doi.org/10.36418/dev.v3i9.188

Krippendorff, K. (2018). Content Analysis: An Introduction to Its Methodology (4th ed.). SAGE Publications. https://doi.org/10.4135/9781071878781

Maddawin, A., Morgan, P. J., Park, A., Suryadarma, D., Long, T. Q., & Vandenberg, P. (2025). Learning Disruptions During the COVID-19 Pandemic: Evidence from Household Surveys in Southeast Asia. International Journal of Educational Development, 109, 103053.

Madum, M., & Daimah, D. (2024). Character Building Through Islamic Education: Nurturing the Indonesian Nation’s Values. Lisan Al-Hal, 18(1), 59–71. https://doi.org/10.35316/lisanalhal.v18i1.59-71

Marinda, L. (2020). Teori Perkembangan Kognitif Jean Piaget dan Problematikanya pada Anak Usia Sekolah Dasar. 13(1), 116–152. https://doi.org/10.35719/ANNISA.V13I1.26

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2014). Qualitative Data Analysis. SAGE Publications.

Morales-Murillo, C. P., García-Grau, P., & Fernández-Valero, R. (2020). Interpersonal Relationships in Early Childhood. https://doi.org/10.5772/INTECHOPEN.94859

Muhja, Z. A., Kurdi, M. S., Lukiani, E. R. M., Cakranegara, P. A., & Noviyanti, D. (2023). Revitalizing Religious Programs in Elementary Schools Post Covid-19. Al-Ishlah, 15(2), 1377–1384. https://doi.org/10.35445/alishlah.v15i2.3188

Page, M. J., McKenzie, J. E., Bossuyt, P. M., Boutron, I., Hoffmann, T. C., Mulrow, C. D., Shamseer, L., Tetzlaff, J. M., Akl, E. A., Brennan, S. E., Chou, R., Glanville, J., Grimshaw, J. M., Hróbjartsson, A., Lalu, M. M., Li, T., Loder, E. W., Mayo-Wilson, E., McDonald, S., … Moher, D. (2021). The PRISMA 2020 Statement: An Updated Guideline for Reporting Systematic Reviews. BMJ, 372, n71. https://doi.org/10.1136/bmj.n71

Program Studi Manajemen Pendidikan Islam UMSIDA. (2024, December 5). Meningkatkan Karakter religius Anak Usia Dini Melalui Literasi Moral. https://mpd.umsida.ac.id/meningkatkan-karakter-melalui-literasi-moral/

Sampara, S., Fahrul, F. Y., & Rosmila, R. (2023). Konsep Model Strategi Pembelajaran Pembiasaan Melalui Pendidikan Agama Islam di Madrasah. https://doi.org/10.47625/fitrah.v14i1.444

World Bank. (2022). The Global Findex Database 2021: Financial Inclusion, Digital Payments, and Resilience in the Age of COVID-19. Washington, DC: World Bank Group. https://www.worldbank.org/en/publication/globalfindex

Downloads

Published

15-08-2026

How to Cite

Noviansah, A. (2026). Penguatan Literasi Religius Melalui Keteladanan Guru Pada Anak Usia Dasar Islam. Journal of Science and Education Research, 5(2), 72–81. https://doi.org/10.62759/jser.v5i2.461